Pemprov Kalteng dan BI Perkuat Kolaborasi Dorong UMKM Naik Kelas

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, saat menyampaikan sambutan Gubernur pada pembukaan Pesona Tambun Bungai 2026. (MMC Kalteng)


    PALANGKA RAYA, Tajukkalimantan.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengapresiasi peran dan komitmen Bank Indonesia dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi daerah.

Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, melalui Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, saat membuka kegiatan Pesona Tambun Bungai (PTB) 2026 di Atrium Duta Mall Palangka Raya, Jumat.

Dalam sambutannya, Linae menegaskan UMKM memiliki peran penting sebagai penggerak perekonomian daerah sekaligus penyedia lapangan kerja bagi masyarakat.

Selain memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, sektor UMKM juga dinilai mampu mengangkat potensi serta identitas lokal Kalimantan Tengah melalui berbagai produk unggulan daerah.


Menurutnya, pelaku UMKM perlu terus didorong agar mampu berkembang dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta persaingan pasar yang semakin dinamis.

Pemanfaatan teknologi digital, perluasan akses pasar, dan kemudahan memperoleh pembiayaan menjadi faktor penting untuk meningkatkan daya saing usaha masyarakat.

Linae menambahkan tema Pesona Tambun Bungai 2026, yakni “Sinergi dan Kolaborasi dalam Mewujudkan Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Inklusif dan Berkelanjutan”, sangat relevan dalam memperkuat ekosistem UMKM di Kalimantan Tengah.

Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk unggulan sekaligus memperluas jejaring bisnis dengan berbagai pemangku kepentingan.

Pesona Tambun Bungai tahun ini juga memiliki makna khusus karena menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah.

{nextPage}

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap produk-produk unggulan daerah semakin dikenal luas dan mampu menembus pasar yang lebih besar.

Beragam produk UMKM yang ditampilkan meliputi wastra, kerajinan tangan, makanan dan minuman olahan, hingga berbagai produk kreatif khas Kalimantan Tengah.


Selain mendorong promosi produk lokal, kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap program nasional Gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI).

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah turut mendorong pelaku UMKM untuk mengambil peran aktif dalam pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat perekonomian masyarakat baik di wilayah pedesaan maupun perkotaan.

{nextPage}

Pemprov Kalteng optimistis sinergi antara pemerintah, Bank Indonesia, pelaku usaha, dan berbagai pihak terkait dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah menuju Indonesia Emas 2045.

Sumber: RRI
Lebih baru Lebih lama