JAKARTA, Tajukkalimantan.com – Aliansi Pemuda Kalimantan berencana menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di Jakarta sebagai bentuk protes terhadap pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah di Kalimantan, Jawa, dan Sumatera.
Aksi tersebut direncanakan berlangsung tujuh hari setelah pernyataan tersebut disampaikan apabila PT PLN (Persero) dinilai belum mampu menyelesaikan persoalan pemadaman listrik.
Massa aksi ditargetkan mencapai sekitar 1.000 orang dengan titik awal di Kantor Pusat PLN, sebelum melanjutkan aksi menuju Istana Kepresidenan.
Koordinator aksi yang juga Ketua Umum Amsindo, Andre meminta jajaran direksi PLN segera menyelesaikan persoalan pemadaman listrik dalam waktu 7 x 24 jam. Jika tidak, ia mendesak seluruh direksi PLN mengundurkan diri.
"Hari ini kita ingin menyuarakan bahwa Pulau Kalimantan sedang tidak baik-baik saja karena mengalami pemadaman listrik bergilir. Bahkan kami juga mendapat informasi bahwa pemadaman terjadi di sejumlah wilayah Sumatera, dan sebelumnya juga sempat terjadi di Pulau Jawa," ujarnya dalam video yang beredar di media sosial akun instagram @infojakarta30.
Menurut Andre, kondisi tersebut dinilai ironis mengingat Kalimantan merupakan salah satu daerah penghasil batu bara terbesar yang menjadi sumber energi nasional.
Ia menilai pemadaman listrik yang berulang kali terjadi menunjukkan adanya persoalan dalam tata kelola perusahaan.
"Kami meminta PLN menyelesaikan permasalahan ini dalam waktu 7 x 24 jam. Jika tidak mampu, kami akan turun ke jalan dan menyegel kantor PLN sebagaimana PLN menyegel rumah pelanggan yang menunggak pembayaran listrik," tegasnya.
Selain itu, Aliansi Pemuda Kalimantan juga menyatakan akan mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mengevaluasi dan mencopot jajaran direksi PLN apabila persoalan tersebut tidak segera dituntaskan.
"Kalau memang dalam waktu itu tidak mampu menyelesaikan masalah dan masih punya rasa tanggung jawab, sebaiknya segera mundur. Karena menurut kami ini merupakan persoalan tata kelola dan manajemen," katanya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak PLN terkait pernyataan maupun rencana aksi yang disampaikan Aliansi Pemuda Kalimantan.
Tajukkalimantan.com/Ilham
Editor: Elpian