![]() |
| Wuling Eksion. (ANTARA) |
JAKARTA, TajukKalimantan.com - Wuling Motors mencatat respons positif pasar terhadap SUV terbaru mereka, Eksion, yang resmi diluncurkan pada April 2026.
Senior Manager Brand Communication Wuling Motors, Brian Gomgom, menyebutkan pemesanan kendaraan tersebut telah mencapai sekitar 1.500 unit.
Dari total pemesanan itu, sekitar 70 persen berasal dari varian kendaraan listrik murni atau EV.
Sementara itu, sekitar 30 persen sisanya berasal dari varian plug-in hybrid electric vehicle atau PHEV.
Menurut Brian, capaian tersebut menunjukkan minat masyarakat terhadap kendaraan listrik murni terus mengalami peningkatan.
Meski demikian, varian PHEV tetap memiliki pasar tersendiri karena menawarkan kombinasi motor listrik dan mesin bensin dalam satu kendaraan.
Secara wilayah, penjualan Wuling Eksion masih didominasi konsumen dari kawasan Jabodetabek.
Selain Jabodetabek, permintaan yang cukup tinggi juga datang dari Bandung dan Bali.
Kedua daerah tersebut dalam beberapa tahun terakhir dikenal sebagai pasar yang aktif mengadopsi kendaraan elektrifikasi.
Wuling Eksion hadir sebagai SUV berkapasitas tujuh penumpang yang tersedia dalam pilihan EV dan PHEV.
{nextPage}
Untuk varian PHEV, kendaraan ini menggunakan mesin bensin 1.500 cc Atkinson Cycle yang dipadukan dengan motor listrik bertenaga 195 tenaga kuda.
Sistem penggeraknya didukung baterai Lithium Iron Phosphate berkapasitas 20,5 kWh dan transmisi Dedicated Hybrid Transmission.
Wuling mengklaim varian PHEV mampu menempuh jarak hingga 125 kilometer dalam mode listrik murni.
Dalam kondisi baterai dan tangki bahan bakar penuh, kendaraan tersebut disebut dapat menempuh jarak lebih dari 1.000 kilometer.
Selain menawarkan efisiensi, Wuling Eksion juga dibekali layar infotainment 12,8 inci dan enam airbag untuk menunjang kenyamanan berkendara.
Fitur keselamatan aktif Level 2 ADAS turut disematkan guna meningkatkan keamanan pengemudi dan penumpang selama perjalanan.
Sumber: Antaranews
.jpg)