Inggris vs Argentina, Semifinal Sarat Rivalitas dan Ambisi Menuju Final

Grafik ilustrasi pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta. (ANTARA)


    ATLANTA, Tajukkalimantan.com - Semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Atlanta Stadium, Amerika Serikat, Kamis (16/7), diprediksi berlangsung sengit karena sarat rivalitas, sejarah panjang, dan ambisi besar dari kedua tim.

Pertemuan kedua negara selama puluhan tahun telah melahirkan banyak momen kontroversial yang membuat duel mereka menjadi salah satu laga klasik paling bergengsi di Piala Dunia.

Sejak pertama kali bertemu pada 1951, Inggris dan Argentina telah saling berhadapan sebanyak 15 kali dengan Inggris meraih enam kemenangan, sementara Argentina menang dua kali.


Di ajang Piala Dunia, kedua tim sudah bertemu lima kali dengan Inggris memenangkan tiga pertandingan dan Argentina meraih dua kemenangan.

Rivalitas semakin memanas sejak Piala Dunia 1966 ketika kemenangan Inggris atas Argentina diwarnai kontroversi dan kartu merah untuk kapten Argentina, Antonio Rattin.

Laga legendaris pada Piala Dunia 1986 juga masih dikenang karena dua gol ikonik Diego Maradona, yakni "Tangan Tuhan" dan "Gol Abad Ini", yang membawa Argentina menyingkirkan Inggris.

Pertemuan berikutnya pada Piala Dunia 1998 kembali berlangsung dramatis dengan kemenangan Argentina melalui adu penalti setelah Inggris bermain dengan 10 orang usai David Beckham mendapat kartu merah.

Inggris membalas kekalahan tersebut pada fase grup Piala Dunia 2002 melalui gol penalti Beckham, sebelum kedua tim terakhir kali bertemu dalam laga persahabatan pada 2005 yang dimenangkan Inggris.

{nextPage}

Setelah 21 tahun tanpa bertemu di Piala Dunia, Inggris dan Argentina kini kembali berhadapan di semifinal dengan membawa target besar untuk melangkah ke partai puncak.

Argentina bertekad mempertahankan gelar juara dunia sekaligus memberikan akhir yang manis bagi perjalanan karier Lionel Messi, sementara Inggris ingin mengakhiri penantian panjang sejak terakhir menjadi juara pada 1966.

Pertandingan ini juga menjadi adu strategi antara Thomas Tuchel dan Lionel Scaloni, dengan performa Lionel Messi serta Harry Kane diprediksi menjadi faktor penting yang dapat menentukan tim mana yang berhak melaju ke final Piala Dunia 2026.

Sumber: Antaranews
Lebih baru Lebih lama