![]() |
| Rapat koordinasi rencana pembangunan jaringan listrik desa sebagai upaya mempercepat pemerataan akses listrik bagi masyarakat. (Tajukkalimantan.com/Fendy) |
PARINGIN, Tajukkalimantan.com – Pemerintah Kabupaten Balangan menggelar rapat koordinasi rencana pembangunan jaringan listrik desa sebagai upaya mempercepat pemerataan akses listrik bagi masyarakat, khususnya di wilayah anak dusun yang belum terlayani.
Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Balangan, Fakhriyanto, usai memimpin rapat koordinasi rencana pembangunan jaringan listrik desa bersama perwakilan PLN, Manajer UP2K Kalimantan Selatan, Winardi, serta sejumlah instansi terkait di Aula Benteng Tundakan, Senin (6/7/2026).
Fakhriyanto mengatakan, pemerintah daerah bersama PLN telah mengidentifikasi 14 titik yang belum teraliri listrik. Dari jumlah tersebut, beberapa lokasi dinilai siap diusulkan pada tahap awal pembangunan, sementara sisanya masih memerlukan penyelesaian sejumlah kendala di lapangan.
"Yang layak akan segera kita usulkan terlebih dahulu, sedangkan yang belum layak akan kita lengkapi persyaratannya. Tetapi target kita tetap sama, seluruh 14 titik tersebut harus dapat menikmati aliran listrik," ujarnya.
Ia menjelaskan, sejumlah lokasi masih menghadapi kendala berupa akses jalan yang sulit dilalui kendaraan pengangkut material serta sebagian berada di kawasan hutan, sehingga memerlukan koordinasi lintas instansi sebelum pembangunan dapat dilaksanakan.
Menurutnya, pemerintah daerah akan menyusun basis data terbaru sekaligus melakukan peninjauan kembali terhadap lokasi yang paling siap untuk diajukan kepada PLN sebagai prioritas pembangunan.
Fakhriyanto menegaskan, pemerataan listrik tidak hanya sebatas menghadirkan jaringan listrik, tetapi juga harus diikuti dengan peningkatan infrastruktur pendukung lainnya.
{nextPage}
"Begitu listrik masuk, jalan harus kita perbaiki, akses internet juga harus tersedia. Ini merupakan hak dasar masyarakat sehingga pembangunan harus berjalan secara terpadu," katanya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah juga akan mengupayakan penyelesaian berbagai kendala administrasi maupun akses agar seluruh wilayah yang belum teraliri listrik dapat diusulkan secara bertahap.
"Kita berharap program ini benar-benar berhasil sehingga pemerataan infrastruktur di Kabupaten Balangan dapat dirasakan hingga ke wilayah-wilayah terpencil," tutupnya.
(Tajukkalimantan.com/Fendy)
.jpg)