![]() |
| Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Balangan, Hj. Sri Huriyati Hadi hadir dan membuka acara. (Istimewa) |
PARINGIN, Tajukkalimantan.com - Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPP) menggelar Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) tingkat kabupaten di Griya Mayang Maurai, Kecamatan Paringin, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti perwakilan dari delapan kecamatan sebagai ajang untuk menampilkan kreativitas dalam mengolah berbagai bahan pangan lokal menjadi menu sehat dan bergizi.
Lomba secara resmi dibuka oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Balangan, Hj. Sri Huriyati Hadi, yang juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar terus berinovasi.
BACA JUGA: Pemkab Balangan Sampaikan Rancangan KUA-PPAS APBD 2027, Targetkan Pembangunan Lebih Efektif
Selain menjadi ajang kreativitas, kegiatan ini juga berfungsi sebagai seleksi untuk menentukan wakil Kabupaten Balangan pada Lomba Cipta Menu B2SA tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
Dalam sambutannya, Sri Huriyati Hadi menegaskan bahwa lomba B2SA tidak hanya berfokus pada kemampuan memasak, tetapi juga mendorong pemanfaatan pangan lokal yang bernilai gizi tinggi.
Ia berharap setiap peserta mampu menghadirkan menu yang menarik, aman dikonsumsi, serta sesuai untuk balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Berbagai olahan berbahan dasar pangan lokal, seperti waluh dan komoditas unggulan daerah lainnya, disajikan peserta dengan beragam kreasi yang memperhatikan kandungan gizi.
Menurut Sri Huriyati, kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan inovasi baru setiap tahun sehingga pemanfaatan pangan lokal semakin beragam dan memiliki nilai tambah bagi masyarakat.
{nextPage}
Ketua Indonesian Chef Association (ICA) Kalimantan Selatan sekaligus dewan juri, Chef Didi Prawiro, menjelaskan penilaian dilakukan berdasarkan kandungan gizi, komposisi bahan, gramasi, cita rasa, tampilan, serta kesesuaian menu dengan kebutuhan sasaran.
Ia menambahkan bahwa lomba ini juga bertujuan mendorong lahirnya inovasi pangan lokal yang dapat mendukung upaya pencegahan stunting sekaligus memperkenalkan produk UMKM dari setiap kecamatan.
Melalui penyelenggaraan Lomba Cipta Menu B2SA, Pemerintah Kabupaten Balangan berharap konsumsi pangan bergizi berbasis potensi lokal terus meningkat, ketahanan pangan semakin kuat, UMKM berkembang, dan angka stunting di daerah dapat terus ditekan.
Sumber: Habardigital.com
.jpg)