Meta Hentikan Fitur Muse Image di Instagram usai Tuai Kritik soal Deepfake AI

Ilustrasi logo Meta. (Meta Indonesia)


    JAKARTA, Tajukkalimantan.com - Meta resmi menonaktifkan fitur Muse Image di Instagram setelah menuai kritik terkait potensi penyalahgunaan teknologi kecerdasan artifisial untuk membuat konten deepfake.

Saat pertama kali diperkenalkan, Muse Image memungkinkan pengguna menghasilkan gambar berbasis AI dengan merujuk pada akun Instagram yang bersifat publik.

Fitur tersebut dapat membuat konten AI berdasarkan unggahan akun publik tanpa memerlukan persetujuan langsung dari pemilik akun.

Kemampuan itu memicu kekhawatiran banyak pihak karena dinilai berpotensi disalahgunakan untuk menciptakan konten yang melibatkan identitas seseorang.


Meta sebelumnya menyebut Muse Image dapat dimanfaatkan untuk membuat undangan acara, konsep kreatif kolaboratif, hingga grafis yang dipersonalisasi.

Namun, gelombang kritik yang muncul membuat perusahaan mengevaluasi kembali kebijakan tersebut.

Meta kemudian mengakui bahwa fitur tersebut tidak berjalan sesuai harapan dan memutuskan untuk menghentikan penggunaannya.

Perusahaan menyatakan tujuan awalnya adalah menyediakan alat kreatif yang bermanfaat sekaligus memberikan kendali kepada pengguna atas konten publik mereka.

Sebelumnya, pengguna yang ingin menonaktifkan fitur tersebut harus mencari pengaturan khusus atau mengubah akun Instagram menjadi privat.

{nextPage}

Kritik terhadap Muse Image tidak hanya datang dari pengguna, tetapi juga dari agensi Hollywood Creative Artists Agency (CAA) yang mewakili sejumlah aktor ternama.

CAA menegaskan bahwa nama, wajah, suara, maupun karya kreatif seseorang tidak boleh dimanfaatkan oleh model AI tanpa persetujuan yang jelas dan terdokumentasi, sementara serikat pekerja SAG-AFTRA juga meminta anggotanya menolak fitur tersebut.

Meta berharap langkah penghentian Muse Image dapat menjawab kekhawatiran publik sekaligus menjadi evaluasi dalam pengembangan fitur AI di masa mendatang.

Sumber: Antaranews
Lebih baru Lebih lama