Audi Pertahankan Teknologi Quattro di Era Mobil Listrik

Audi Sport Quattro. (HO-Audi Indonesia)


    JAKARTA, Tajukkalimantan.com - Audi memastikan teknologi penggerak empat roda quattro tetap menjadi bagian penting dalam pengembangan kendaraan masa depan mereka.

Teknologi legendaris tersebut kini mulai berevolusi ke format electric quattro dan torque vectoring pada lini kendaraan listrik Audi e-tron.

Audi menyebut sistem terbaru itu memungkinkan distribusi tenaga dan pengendalian motor listrik bekerja lebih presisi tanpa menghilangkan karakter khas quattro.

Teknologi quattro pertama kali diperkenalkan pada Geneva Motor Show 1980 melalui model Audi quattro.


Saat itu, sistem penggerak empat roda masih identik digunakan pada kendaraan off-road berukuran besar.

Pengembangan quattro disebut terinspirasi dari kemampuan kendaraan militer Volkswagen Iltis yang mampu melaju stabil di medan bersalju dan ekstrem.

Nama quattro kemudian semakin dikenal setelah tampil dominan di ajang World Rally Championship pada era 1980-an.

Kini, teknologi tersebut tidak hanya digunakan untuk motorsport, tetapi juga hadir pada sejumlah lini kendaraan modern Audi.

{nextPage}

Di Indonesia, quattro digunakan pada beberapa model seperti Audi Q3, Audi Q7, Audi Q8, dan Audi S3.

Audi menyebut quattro saat ini telah berkembang menjadi teknologi mengemudi pintar yang mampu menyesuaikan distribusi traksi secara real-time.

Hingga sekarang, Audi telah memproduksi lebih dari 10 juta kendaraan dengan teknologi quattro di seluruh dunia.

Audi Indonesia juga mengungkapkan tengah menyiapkan lini kendaraan baru dengan karakter lebih progresif dan dinamis untuk pasar nasional.

Sumber: Antaranews
Lebih baru Lebih lama