![]() |
| Tangkapan layar pengetesan keamanan Denza N9. (Tangkapan layar Youtube BYD Global) |
JAKARTA, Tajukkalimantan.com - Denza akan segera meluncurkan SUV plug-in hybrid terbaru Denza N9 Flash Charge Edition di pasar China pada 18 Mei 2026 setelah kendaraan tersebut lebih dulu memasuki masa prapenjualan.
SUV premium itu dibanderol dengan kisaran harga 450.000 yuan hingga 500.000 yuan atau setara sekitar Rp1,14 miliar sampai Rp1,27 miliar tergantung varian yang dipilih konsumen.
Denza N9 Flash Charge Edition hadir membawa sejumlah pembaruan teknologi seperti Blade Battery generasi kedua, teknologi flash charging, serta kokpit pintar berbasis kecerdasan buatan atau AI untuk meningkatkan kenyamanan dan pengalaman berkendara.
Secara tampilan, mobil ini tetap mempertahankan desain khas Denza N9 dengan grille depan tertutup, lampu LED dua lapis, serta penggunaan pelek forged eksklusif berukuran 22 inci yang memperkuat kesan mewah dan modern.
SUV hybrid tersebut memiliki dimensi besar dengan panjang 5.258 mm, lebar 2.030 mm, tinggi 1.830 mm, dan wheelbase mencapai 3.125 mm sehingga menawarkan ruang kabin yang lebih luas untuk penumpang.
Pada bagian interior, Denza menghadirkan nuansa premium melalui penggunaan trim kayu asli, tombol berbahan metal, pelapis atap suede, serta pola jahitan jok bergaya diamond-stitch untuk memberikan kesan elegan di dalam kabin.
{nextPage}
Mobil ini juga dibekali berbagai fitur teknologi seperti sistem bantuan berkendara God’s Eye 5.0, teknologi e3 atau Yisifang, sistem suspensi pintar DiSus-A, serta sejumlah titik pemasangan magnetik di dalam kendaraan.
Untuk performa, Denza N9 Flash Charge Edition menggunakan mesin plug-in hybrid 2.0 liter turbo yang dipadukan dengan tiga motor listrik guna menghasilkan tenaga besar saat digunakan berkendara.
Mesin bensinnya mampu menghasilkan tenaga 152 kW atau sekitar 204 tenaga kuda, sementara motor listrik depan menghasilkan 200 kW dan dua motor belakang masing-masing memiliki tenaga 240 kW.
SUV ini menggunakan baterai Blade generasi kedua berkapasitas 75,264 kWh dan diklaim mampu menempuh jarak hingga 420 kilometer dalam mode listrik penuh berdasarkan standar CLTC.
Sumber: Antaranews
.jpg)