![]() |
| Ilustrasi MPV Denza D9 EV yang dijual saat ini. (ANTARA) |
JAKARTA, Tajukkalimantan.com - BYD memperkenalkan platform hybrid terbaru bernama “Heyuan” yang membawa perubahan besar pada desain powertrain dan tata letak kendaraan plug-in hybrid.
Platform ini menghadirkan pendekatan baru dengan memindahkan komponen peredam knalpot ke bagian depan kendaraan dan mengintegrasikannya dengan sistem mesin.
Langkah tersebut berbeda dari desain konvensional yang menempatkan sistem knalpot di bagian bawah belakang kendaraan.
Perubahan ini memungkinkan penataan ulang struktur sasis sehingga ruang di bagian belakang kendaraan menjadi lebih lega.
Dengan ruang belakang yang lebih kosong, paket baterai dapat ditempatkan lebih ke tengah untuk meningkatkan distribusi bobot kendaraan.
Penataan baru ini juga berdampak pada peningkatan ruang kabin belakang serta kapasitas bagasi yang lebih besar.
Platform “Heyuan” diketahui telah digunakan pada model Denza D9 yang kini diproduksi massal.
Pada kendaraan tersebut, kapasitas penyimpanan meningkat dengan tambahan ruang tersembunyi hingga 126 liter di bagian belakang.
Secara keseluruhan, kapasitas bagasi Denza D9 mencapai 882 liter tanpa mengubah dimensi kendaraan.
Inovasi ini dinilai sangat penting terutama untuk segmen MPV yang mengutamakan kenyamanan penumpang dan kapasitas ruang.
Platform ini menjadi bagian dari pengembangan lanjutan sistem hybrid BYD setelah teknologi DM 5.0.
Meski belum diumumkan secara resmi, arsitektur ini disebut-sebut sebagai langkah menuju generasi berikutnya dari sistem hybrid BYD.
{nextPage}
Selain perubahan fisik, platform ini juga menghadirkan peningkatan pada perangkat lunak dan sistem manajemen energi.
BYD mengintegrasikan kontrol tenaga berbasis domain serta algoritma baru untuk meningkatkan efisiensi dan performa.
Platform ini juga telah mendukung teknologi pengisian cepat yang semakin relevan dalam kendaraan elektrifikasi modern.
Dengan kombinasi inovasi perangkat keras dan perangkat lunak, BYD berupaya meningkatkan efisiensi sekaligus kenyamanan kendaraan hybrid.
Langkah ini menegaskan komitmen BYD dalam mengembangkan teknologi kendaraan ramah lingkungan yang lebih canggih.
Sumber: Antaranews
.jpg)