![]() |
| Atlet tim nasional esports Indonesia nomor Crossfire: Legends (tengah). (ANTARA) |
JAKARTA, Tajukkalimantan.com - Indonesia national esports team sukses keluar sebagai juara umum ajang SEA Esports Nations Cup 2026 setelah mengoleksi tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu pada turnamen yang berlangsung di Ho Chi Minh City.
Dominasi Indonesia terlihat dari keberhasilan tim Merah Putih meraih medali emas di nomor PUBG Mobile Solo, Teamfight Tactics, dan Crossfire: Legends yang menjadi cabang unggulan pada kompetisi esports tingkat Asia Tenggara tersebut.
Pelatih kepala timnas esports Indonesia, Richard Permana, menyebut pencapaian tiga medali emas memastikan Indonesia menjadi juara umum SEA ENC 2026 mengungguli negara-negara pesaing lainnya.
Medali emas pertama Indonesia hadir dari nomor PUBG Mobile Solo melalui penampilan impresif Alan Raynold Kumaseh yang finis sebagai juara, sementara Fazriel Haikal Aditya berhasil menyumbangkan medali perak di nomor yang sama.
Alan dan Fazriel juga kembali menyumbang prestasi setelah meraih medali perunggu pada nomor PUBG Mobile Duo saat tampil berpasangan untuk Indonesia.
Sementara itu, medali emas Teamfight Tactics berhasil diamankan Stefanus Aditya Witjaksono yang tampil konsisten hingga mampu bangkit dari posisi ketujuh pada gim pertama sebelum akhirnya mengunci kemenangan.
{nextPage}
Di nomor Crossfire: Legends, Indonesia kembali menambah emas setelah menaklukkan Vietnam pada partai final yang berlangsung sengit dan dramatis di hadapan publik tuan rumah.
Tim Crossfire: Legends Indonesia diperkuat Gede Bagus Panji Narajaya, Ibnu Qayyim Al Jauziah, Kautsar Faruqurrohman Ekatama, Muhammad Ilyas Alfarizi, Riddho Putra Muharam, dan Tubagus Mochammad Cipta dengan pelatih Iqbal Mauldhan Yusup.
Pada klasemen akhir perolehan medali, Vietnam menempati posisi kedua dengan raihan satu emas, tiga perak, dan satu perunggu, sedangkan Thailand berada di posisi ketiga disusul Singapura dan Malaysia di lima besar.
Sumber: Antaranews
.%20(ANTARA).jpg)