![]() |
| Presiden Iran Masoud Pezeshkian. (ANTARA) |
TEHERAN, Tajukkalimantan.com - Presiden Masoud Pezeshkian menegaskan Iran siap meyakinkan komunitas internasional bahwa negaranya tidak mengembangkan senjata nuklir.
Pernyataan tersebut disampaikan Pezeshkian dalam keterangan yang disiarkan kantor berita resmi Islamic Republic News Agency atau IRNA.
Menurut Pezeshkian, Iran sebelumnya juga telah menyampaikan komitmen serupa saat Ali Khamenei masih hidup.
Ia menegaskan Iran tidak memiliki tujuan menciptakan ketidakstabilan di kawasan Timur Tengah.
Pezeshkian justru menuding Israel sebagai pihak yang memicu ketegangan kawasan melalui visi “Israel Raya”.
Presiden Iran itu juga menekankan para negosiator negaranya tidak akan berkompromi terkait kehormatan dan martabat Iran.
Pernyataan tersebut muncul sehari setelah Presiden Donald Trump menyebut kesepakatan damai dengan Iran hampir selesai dirundingkan.
{nextPage}
Ketegangan di Timur Tengah meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada Februari lalu.
Iran kemudian membalas dengan menyerang Israel serta sekutu Amerika Serikat di kawasan Teluk dan menutup Selat Hormuz.
Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan.
Kesepakatan gencatan senjata tersebut kemudian diperpanjang tanpa batas waktu oleh Donald Trump.
Sumber: Anadolu
.jpg)