Semeru Erupsi Empat Kali, Aktivitas Warga Dekat Kawah Dibatasi

Gunung Semeru erupsi empat kali dalam satu jam, dengan letusan mencapai 1 km di atas puncak. (ANTARA FOTO)


   LUMAJANG, Tajukkalimantan.com - Gunung Semeru mengalami empat kali erupsi dalam waktu lebih dari satu jam pada Rabu (13/5) pagi.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, mengatakan erupsi pertama terjadi pukul 05.07 WIB dengan tinggi kolom abu sekitar 400 meter di atas puncak.

Erupsi kembali terjadi pada pukul 05.19 WIB dengan tinggi letusan mencapai sekitar 1 kilometer di atas puncak gunung.

Aktivitas vulkanik berikutnya tercatat pada pukul 05.53 WIB dengan kolom abu setinggi sekitar 900 meter.


Sementara erupsi keempat terjadi pukul 06.15 WIB dengan tinggi kolom letusan sekitar 500 meter di atas puncak.

Abu vulkanik terpantau berwarna putih hingga kelabu dan bergerak ke arah barat daya.

Petugas juga mencatat aktivitas erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi sekitar 120 detik.

Saat ini Gunung Semeru masih berada pada Status Level III atau Siaga.

{nextPage}

Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga radius 13 kilometer dari pusat erupsi.

Warga juga dilarang beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah karena berpotensi terkena lontaran material pijar.

Selain itu, masyarakat diminta mewaspadai ancaman awan panas, guguran lava, dan aliran lahar di sejumlah aliran sungai berhulu dari puncak Semeru.

Sumber: CNN Indonesia
Lebih baru Lebih lama