Kunjungan Wisatawan Prancis dan Belanda ke Sumut Melonjak pada April 2026

Suasana Danau Toba di kecamatan Balige, Sumatera Utara. (ANTARA)


    MEDAN, Tajukkalimantan.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat peningkatan signifikan jumlah wisatawan mancanegara asal Prancis dan Belanda yang berkunjung ke daerah tersebut pada April 2026.

Kepala BPS Sumatera Utara, Asim Saputra, mengatakan lonjakan kunjungan wisatawan dari kedua negara Eropa itu menjadi salah satu pendorong pertumbuhan sektor pariwisata di wilayah tersebut.

Jumlah wisatawan asal Prancis tercatat mencapai 496 orang pada April 2026, meningkat dari 218 orang pada Maret 2026.


Sementara itu, wisatawan asal Belanda yang berkunjung ke Sumatera Utara mencapai 587 orang, naik dibandingkan 253 orang pada bulan sebelumnya.

Secara keseluruhan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumatera Utara pada April 2026 mencapai 24.815 orang.

Angka tersebut meningkat 0,87 persen dibandingkan Maret 2026 dan melonjak 24,40 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.

Menurut Asim, peningkatan kunjungan tersebut menunjukkan bahwa destinasi wisata di Sumatera Utara masih memiliki daya tarik kuat bagi wisatawan internasional.

Wisatawan asal Malaysia masih menjadi penyumbang terbesar kunjungan ke Sumatera Utara dengan kontribusi 52,43 persen dari total wisatawan mancanegara.

{nextPage}

Posisi berikutnya ditempati Singapura dengan kontribusi 5,01 persen, disusul Tiongkok 4,36 persen dan Belanda 2,37 persen.

Selain jumlah kunjungan wisatawan yang meningkat, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Sumatera Utara juga menunjukkan tren positif pada April 2026.

Secara bulanan, TPK hotel berbintang naik 0,43 poin persentase, sedangkan secara tahunan meningkat 1,91 poin persentase.


BPS mencatat tingkat hunian hotel bintang lima mencapai 58,41 persen pada April 2026, meningkat dibandingkan 53,22 persen pada Maret 2026.

Untuk hotel bintang empat, tingkat hunian tercatat sebesar 47,50 persen atau relatif stabil dibandingkan bulan sebelumnya.

Sementara itu, hotel bintang tiga membukukan tingkat hunian 36,29 persen, sedikit meningkat dari 36,19 persen pada Maret 2026.

Sumber: Antaranews
Lebih baru Lebih lama