![]() |
| Kapal-kapal komersial besar dan sebuah perahu kecil berlayar di perairan lepas pantai kota pelabuhan selatan Bandar Abbas, Iran pada 21 Juni 2026. (ANTARA) |
WASHINGTON, Tajukkalimantan.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi militer AS telah melancarkan serangan terhadap sejumlah target di wilayah Iran.
Trump menyampaikan pengumuman tersebut melalui platform Truth Social pada Sabtu (27/6).
Ia menyebut sasaran serangan meliputi lokasi penyimpanan rudal, fasilitas drone, dan radar pantai milik Iran.
Menurut Trump, operasi militer itu dilakukan sebagai respons atas dugaan pelanggaran perjanjian gencatan senjata oleh Iran.
Ia menilai Iran kembali melanggar kesepakatan yang sebelumnya telah disepakati kedua pihak.
Trump juga memperingatkan bahwa Washington dapat mengambil tindakan militer yang lebih besar apabila situasi terus memburuk.
Ia bahkan menyatakan Amerika Serikat siap menyelesaikan operasi secara militer jika diperlukan.
Sebelumnya, media Iran melaporkan adanya serangan di Pulau Qeshm dan wilayah dekat Kota Sirik.
{nextPage}
Ledakan juga dilaporkan terjadi di sekitar Kota Pelabuhan Bandar-e Lengeh di bagian selatan Iran.
Di sisi lain, Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) turut mengonfirmasi serangan terhadap sejumlah target di Iran.
CENTCOM menyebut operasi tersebut dilakukan sebagai tanggapan atas dugaan serangan Iran terhadap kapal niaga yang melintasi Selat Hormuz.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA
.jpg)