Wabah Ebola di RD Kongo Terus Meluas, Ratusan Korban Jiwa Tercatat

Tenaga medis melakukan disinfeksi di pusat perawatan Ebola di Mombovalu, Provinsi Ituri, Republik Demokratik Kongo. (ANTARA)


    KINSHASA, Tajukkalimantan.com - Republik Demokratik Kongo mencatat 1.203 kasus terkonfirmasi ebola sejak wabah diumumkan pada pertengahan Mei 2026.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 321 orang dilaporkan meninggal dunia akibat penyakit tersebut.

Otoritas kesehatan juga menyebut 148 pasien telah dinyatakan sembuh.

Sementara itu, 419 pasien masih menjalani isolasi maupun perawatan di rumah sakit.


Selain kasus terkonfirmasi, terdapat 265 kasus suspek dengan 77 kematian yang masih dalam penyelidikan.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan pelacakan kontak kini menjangkau lebih banyak orang.

Ia juga menyebut jumlah pasien yang berhasil pulih terus mengalami peningkatan.

Meski demikian, konflik bersenjata dan situasi keamanan masih menghambat penanganan wabah.

WHO juga menilai rendahnya kepercayaan masyarakat menjadi tantangan dalam pengendalian penyakit.

{nextPage}

Otoritas kesehatan mengungkapkan masih terjadi kekurangan obat-obatan, perlengkapan medis, dan fasilitas isolasi.

Wabah yang didominasi virus Ebola Bundibugyo tersebut secara resmi diumumkan pada 15 Mei lalu.

Sumber: Antaranews
Lebih baru Lebih lama