![]() |
| Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang, memasuki hari ketiga sejak terjadi Senin lalu. (Foto ANTARA) |
TANGERANG, Tajukkalimantan.com - Kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, memasuki hari ketiga dan hingga Kamis (2/7/2026) belum berhasil dipadamkan.
Api masih terlihat di sejumlah titik, sementara kepulan asap tebal terus membumbung dari area timbunan sampah.
Asap bergerak ke arah utara mengikuti embusan angin dan menyelimuti kawasan di sekitar lokasi kebakaran.
Aktivitas di dalam kawasan TPA nyaris berhenti karena tidak ada kendaraan pengangkut sampah yang beroperasi.
Sejumlah alat berat juga terlihat terparkir di area yang tidak terdampak kobaran api.
Petugas pemadam kebakaran menghentikan sementara proses pemadaman pada Kamis pagi untuk beristirahat sebelum kembali melanjutkan tugas.
Kementerian Lingkungan Hidup turut menurunkan mobil pemantau kualitas udara guna mengawasi dampak pencemaran akibat kebakaran.
Sedikitnya tiga kecamatan terdampak polusi asap, yakni Mauk, Rajeg, dan Sukadiri.
Sejumlah warga Desa Tanjakan Mekar memilih mengungsi ke kantor desa karena asap semakin pekat pada sore hingga malam hari.
{nextPage}
Warga mengaku mulai mengalami gangguan kesehatan seperti batuk, sesak napas, dan iritasi akibat paparan asap kebakaran.
Bahkan, seorang balita dilaporkan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit setelah mengalami gangguan pernapasan yang diduga dipicu asap dari kebakaran tersebut.
Sumber: CNN Indonesia
.jpg)