![]() |
| Ilustrasi ketika kelulusan kuliah. (beritasampit) |
PALANGKA RAYA, Tajukkalimantan.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memastikan penerima manfaat Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) tetap memperoleh bantuan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjamin akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, menegaskan tidak boleh ada pemegang KHBS yang gagal melanjutkan pendidikan karena keterbatasan biaya.
Menurutnya, seluruh penerima KHBS telah melalui proses verifikasi dan validasi sehingga dipastikan berasal dari keluarga yang benar-benar membutuhkan.
Reza mengatakan kebijakan tersebut sejalan dengan arahan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, yang ingin seluruh penerima KHBS memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan hingga perguruan tinggi.
Pemerintah provinsi saat ini juga masih menyelesaikan bantuan pendidikan bagi mahasiswa penerima program yang telah berjalan sebelumnya.
Dari sekitar 3.060 mahasiswa penerima bantuan, masih terdapat lebih dari 2.500 mahasiswa yang menjadi tanggungan pemerintah daerah.
Penyelesaian bantuan tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
Reza mengakui kondisi fiskal daerah saat ini mengalami perubahan akibat kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah.
{nextPage}
Meski demikian, pemerintah tetap memprioritaskan bantuan pendidikan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan melalui proses verifikasi yang ketat.
Ia menegaskan skala prioritas akan diterapkan agar bantuan pendidikan dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada penerima yang berhak.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap pemerataan akses pendidikan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mendukung pembangunan daerah di masa mendatang.
Sumber: Beritasampit.com
.jpg)