![]() |
| Gunung Semeru erupsi dengan tinggi letusan mencapai 900 meter di atas puncak. (ANTARA) |
LUMAJANG, Tajukkalimantan.com - Gunung Semeru mengalami erupsi pada Minggu pagi dengan tinggi kolom letusan mencapai sekitar 900 meter di atas puncak.
Letusan terjadi pada pukul 08.00 WIB dengan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dan mengarah ke barat daya dengan intensitas tebal.
Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi selama 111 detik.
Dalam enam jam sebelumnya, aktivitas vulkanik tercatat cukup tinggi dengan 18 kali gempa letusan berdurasi 89 hingga 201 detik.
Selain itu, juga terdeteksi gempa embusan, harmonik, dan satu gempa tektonik jauh yang menunjukkan dinamika aktivitas gunung masih fluktuatif.
Saat ini, status Gunung Semeru berada pada Level III atau Siaga dengan sejumlah rekomendasi keselamatan bagi masyarakat.
Warga dilarang beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga jarak 13 kilometer dari puncak.
Di luar radius tersebut, masyarakat juga diminta menjauhi area sejauh 500 meter dari tepi sungai karena potensi awan panas dan aliran lahar yang bisa mencapai 17 kilometer.
{nextPage}
Selain itu, aktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah juga dilarang karena risiko lontaran batu pijar.
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu dari puncak Semeru.
Beberapa wilayah yang perlu diwaspadai antara lain Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.
Sumber: Antaranews
.jpg)