Iran Perketat Kontrol Selat Hormuz, Semua Kapal Wajib Izin Militer

Arsip foto - Selat Hormuz. (ANTARA)


   JAKARTA, Tajukkalimantan.com - Militer Iran memastikan tidak ada kapal yang dapat melintasi Selat Hormuz tanpa izin dari angkatan bersenjata mereka.

Juru bicara militer Iran Mohammad Akraminia menyatakan bahwa negaranya kini mengendalikan penuh jalur perairan strategis tersebut.

Ia menegaskan, baik kapal sekutu maupun pihak yang dianggap lawan tetap harus mendapatkan otorisasi sebelum melintas.

Menurutnya, pengendalian Selat Hormuz merupakan hak inheren Iran yang selama ini tidak sepenuhnya dimanfaatkan.


Saat ini, Korps Garda Revolusi Iran mengawasi wilayah barat selat, sementara militer reguler mengontrol bagian timur dengan kekuatan penuh.

Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Hamid Ghanbari menyebut sejumlah negara telah mengajukan permintaan izin secara mendesak agar kapal mereka dapat melintas.

Permintaan tersebut disampaikan melalui berbagai jalur komunikasi resmi seperti teleks dan surat.

{nextPage}

Iran mulai memperketat kontrol atas Selat Hormuz sejak 28 Februari setelah meningkatnya ketegangan akibat serangan gabungan di wilayahnya.

Langkah itu termasuk pelarangan jalur aman bagi kapal yang terkait dengan Israel dan Amerika Serikat.

Kebijakan ini menandai eskalasi baru dalam dinamika geopolitik kawasan yang selama ini bergantung pada jalur vital perdagangan energi dunia tersebut.

Sumber: Antaranews
Lebih baru Lebih lama