![]() |
| Ilustrasi. Sebanyak 24 orang tewas tenggelam di Sungai Uwe Wamena, Jayawijaya, Papua setelah jembatan gantung Wouma putus. (Istockphoto) |
WAMENA, Tajukkalimantan.com - Insiden putusnya jembatan gantung Wouma di Sungai Uwe, Jayawijaya, Papua Pegunungan, menewaskan sedikitnya 24 orang.
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara mengatakan pencarian korban masih terus dilakukan hingga Minggu.
Proses pencarian melibatkan tim gabungan dari Polres Jayawijaya, Kodim 1702/Jayawijaya, dan Basarnas Wamena.
Tim gabungan telah menyisir lokasi sejak hari pertama kejadian untuk menemukan korban yang hanyut di sungai.
Meski demikian, pihak kepolisian mengaku data jumlah korban masih belum sepenuhnya pasti.
Kapolres menyebut informasi jumlah korban yang diterima dari masyarakat masih berbeda-beda dan simpang siur.
Ada laporan yang menyebut jumlah korban hanya tujuh orang, namun ada juga yang mencapai puluhan orang.
Pencarian korban dilakukan untuk membantu meredam ketegangan dan emosi keluarga korban di Wamena.
{nextPage}
Petugas bahkan menemukan beberapa laporan korban meninggal yang ternyata masih dalam kondisi hidup.
Tiga titik menjadi fokus utama pencarian mulai dari lokasi jembatan putus hingga kawasan muara belakang Bandara Wamena dan Yikuba.
Hingga saat ini total 24 jenazah telah ditemukan dari lokasi pencarian di sekitar Sungai Uwe.
Peristiwa putusnya jembatan gantung tersebut juga disebut menjadi salah satu pemicu konflik antarsuku di wilayah Wamena.
Sumber: CNN Indonesia
.jpg)