Bupati Kapuas Prioritaskan Pembangunan Desa Tertinggal untuk Kurangi Kesenjangan

Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno, menerima persetujuan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dari Ketua DPRD Kapuas. (ANTARA)


     KUALA KAPUAS, Tajukkalimantan.com - Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke desa-desa yang masih tertinggal.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat paripurna DPRD terkait persetujuan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Senin.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada DPRD yang telah menyetujui raperda tersebut untuk selanjutnya dievaluasi oleh Gubernur Kalimantan Tengah.


Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD atas sinergi selama proses pembahasan.

Menurutnya, berbagai saran dan masukan dari fraksi menjadi bahan penting dalam menyempurnakan kebijakan pembangunan daerah.

Wiyatno optimistis kerja sama antara pemerintah daerah dan DPRD mampu mewujudkan pembangunan Kapuas yang lebih maju dan sejahtera.

Ia mengungkapkan Kabupaten Kapuas memperoleh tambahan kuota BPJS Kesehatan bagi 2.600 jiwa melalui program CSR.

Dalam kesempatan itu, Wiyatno menyoroti pelaksanaan Program Satu Miliar Satu Desa yang akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah.

{nextPage}

Desa yang masih tertinggal, terutama di kawasan pesisir dan pedalaman, berpeluang memperoleh anggaran lebih besar untuk mengejar ketertinggalan.

Pemerintah juga akan terus memberikan perhatian terhadap pembangunan rumah ibadah serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Pemkab Kapuas menyiapkan panen raya dan penyaluran bantuan alat pertanian guna meningkatkan produktivitas sektor pertanian di daerah.

Sumber: Antara Kalteng
Lebih baru Lebih lama