Hyundai dan Kia Tarik Sejumlah Mobil Listrik, Pemilik Diminta Parkir di Area Terbuka

Mobil listrik Hyundai Ioniq 5 sedang diisi dayanya di Chaevi Stay Charging Station, Seoul, Korea Selatan. (REUTERS)


    JAKARTA, Tajukkalimantan.com - Hyundai dan Kia mengumumkan penarikan kembali sejumlah kendaraan listrik akibat potensi masalah pada baterai yang dapat meningkatkan risiko kebakaran.

Kedua produsen otomotif asal Korea Selatan itu juga mengimbau pemilik kendaraan yang terdampak untuk sementara memarkir mobil di area terbuka hingga proses perbaikan selesai.

Masalah tersebut diduga disebabkan oleh posisi elektroda pada baterai yang tidak sejajar sehingga berpotensi memicu korsleting internal.

Sebagai langkah pencegahan, pemilik kendaraan diminta membatasi pengisian daya baterai hingga maksimal 80 persen.


Hyundai menyebut sedikitnya enam unit Ioniq 5 model tahun 2023 dan 2024 berpotensi mengalami masalah pada sel baterai tegangan tinggi.

Perusahaan memperingatkan bahwa kondisi tersebut dapat memicu kebakaran, baik saat kendaraan diparkir maupun ketika sedang digunakan.

Kia juga mengumumkan penarikan kembali sejumlah kendaraan listrik dengan penyebab yang serupa.

Dokumen yang disampaikan kepada National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) menyebut penyimpangan kualitas pada proses produksi baterai sebagai pemicu masalah.

Kendaraan Kia yang terdampak meliputi tujuh unit EV6 model tahun 2022 hingga 2024 serta satu unit SUV EV9 model tahun 2024.

{nextPage}

Hyundai masih menyiapkan prosedur perbaikan bagi kendaraan yang terdampak, sedangkan Kia memastikan akan mengganti seluruh paket baterai yang bermasalah.

Sambil menunggu proses perbaikan, pemilik kendaraan tetap diminta membatasi pengisian daya hingga 80 persen dan memarkir kendaraan di luar ruangan.

Sebagai langkah keamanan tambahan, kendaraan yang terdampak juga disarankan diparkir jauh dari bangunan maupun kendaraan lain untuk meminimalkan risiko apabila terjadi insiden.

Sumber: Antara Otomotif
Lebih baru Lebih lama