![]() |
| Arsip foto - Komando Pusat AS (CENTCOM) meluncurkan Operasi Epic Fury dari Tampa, Florida, atas arahan Presiden AS. (Anadolu Agency) |
WASHINGTON, Tajukkalimantan.com - Militer Amerika Serikat melancarkan gelombang serangan baru dengan menyasar puluhan target militer Iran di kawasan dekat Selat Hormuz.
Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan operasi tersebut rampung pada pukul 10 malam Waktu Timur, Senin (14/7) waktu setempat.
Dalam pernyataannya, CENTCOM menyebut serangan difokuskan pada sejumlah sasaran militer di wilayah pesisir Iran dan sekitar Selat Hormuz.
Operasi militer itu berlangsung selama sekitar tujuh jam dengan melibatkan berbagai unsur tempur Amerika Serikat.
Pesawat tempur, pesawat tanpa awak, dan kapal angkatan laut dikerahkan dalam operasi tersebut.
Seluruh serangan dilakukan menggunakan amunisi berpemandu presisi untuk menghantam target yang telah ditentukan.
Sasaran utama meliputi lokasi rudal serta fasilitas yang berkaitan dengan sistem pesawat nirawak milik Iran.
Selain itu, serangan juga ditujukan kepada unsur angkatan laut dan sistem pertahanan pantai Iran.
{nextPage}
CENTCOM menyatakan operasi tersebut bertujuan mengurangi kemampuan Iran dalam mengancam jalur pelayaran komersial.
Militer Amerika Serikat juga menyebut langkah itu dilakukan untuk meningkatkan keamanan awak sipil yang melintasi kawasan tersebut.
Hingga pernyataan tersebut dirilis, belum ada informasi resmi dari pihak Iran mengenai dampak maupun korban akibat serangan tersebut.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
%20meluncurkan%20Operasi%20Epic%20Fury%20dari%20Tampa,%20Florida,%20atas%20arahan%20Presiden%20AS.%20(Anadolu%20Agency).jpg)