Pengawasan SPBU di Balangan, Wakil Bupati Sebut Kepercayaan Masyarakat Harus Dijaga

Wakil Bupati Balangan, H Akhmad Fauzi, memastikan hasil pengawasan dan tera ulang alat ukur bahan bakar di SPBU PT Mustafa Kamal. (Tajukkalimantan.com/Fendy)


    PARINGIN, Tajukkalimantan.com – Wakil Bupati Balangan, H Akhmad Fauzi, memastikan hasil pengawasan dan tera ulang alat ukur bahan bakar di SPBU PT Mustafa Kamal, Kecamatan Paringin, masih dalam kondisi aman dan sesuai standar.

Hal tersebut disampaikan Akhmad Fauzi usai melakukan pemantauan langsung bersama Bidang Kemetrologian dan Stabilitas Harga Kabupaten Balangan, Senin (25/5/2026).

Menurutnya, pengawasan tersebut penting dilakukan untuk memastikan masyarakat menerima takaran bahan bakar yang sesuai serta menghindari adanya kecurangan dalam pengukuran bahan bakar di SPBU.


“Alhamdulillah, hasil pengawasan hari ini berjalan dengan baik. Secara umum seluruh alat ukur masih dalam kondisi normal. Memang ada sedikit kekurangan, namun akan segera dilakukan kalibrasi ulang agar masyarakat tetap mendapatkan pelayanan yang sesuai,” ujarnya.

Ia menegaskan, kegiatan pengawasan tidak hanya bertujuan melindungi konsumen, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan SPBU.

“Jika hasil pengawasan menunjukkan takaran dan volume bahan bakar sesuai standar, tentu kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan SPBU juga akan semakin baik,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Akhmad Fauzi turut mengingatkan pentingnya menjaga kualitas pelayanan dan terus melakukan perbaikan terhadap hal-hal yang masih kurang.

{nextPage}

“Kami berharap hal-hal yang sudah baik dapat terus dipertahankan, sementara yang masih kurang segera diperbaiki. Keberhasilan pelayanan kepada masyarakat memerlukan kerja sama dan komitmen dari semua pihak,” harapnya.

Melalui pengawasan dan tera ulang secara berkala tersebut, Pemerintah Kabupaten Balangan berharap pelayanan SPBU kepada masyarakat dapat terus terjaga, sehingga masyarakat memperoleh haknya sesuai takaran dan merasa aman saat melakukan pembelian bahan bakar.

(Tajukkalimantan.com/Fendy)
Lebih baru Lebih lama